|
KAMPUNG KOMBOI KAMPUNG SADAR SANITASI DI PAPUA |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Thursday, 12 April 2012 03:05 |
|
Kampung sadar sanitasi p ertama di Papua yang berada di Kabupaten Biak Numfor Distrik Warsa melaksanakan deklarasi 5 pilar STBM di kampung Komboi (20/3) yang di hadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Johanis Than yang pada peresmian nya menyampaikan, Program STBM yang baru masuk di Papua ini baru pertama kali di deklarasikan yaitu di kampung komboi dan bahwa semua kepala keluarga sudah mencakup 5 pilar STBM. Lanjut ungkap Johanis dari 14 kampung di Distrik Warsa Kampung Komboi bisa berkembang untuk kampung – kampung yang lain karena ini sangat baik juga untuk kesehatan kita semua, dan juga Program STBM ini di harapkan pemerintah bisa bekerjasama dalam program ini dan tidak hanya oleh NGO - NGO yang bergerak tapi ada dukungan dari pemerintah Dan pemerintah juga tidak tinggal diam untuk melaksanakan program ini. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Yayasan Rumsram Sharing Program SHAW - STBM Dengan Kepala Puskesmas dan Sanitarian Se Kab. Biak Numfor |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Wednesday, 21 March 2012 07:14 |
|
Guna memperluas dan akselerasi pelaksanaan program STBM di Kabupaten Biak Numfor Yayasan Rumsram mengambil inisiatif dengan melakukan pendekatan dan membangun kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait dengan program STBM, salah satunya Kepala Puskesmas dan Sanitarian. Bertempat di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Biak pada tanggal 19 Maret 2012 telah dilaksanakan sharing dan sosialisasi program Sanitation Hygiene and Water bersama para Kepala Puskesmas dan Sanitarian se Kabupaten Biak Numfor. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Yayasan Rumsram Selenggarakan Audit Eksternal Keuangan Tahun Buku 2011 |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Sunday, 18 March 2012 04:12 |
|
Yayasan Rumsram sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat dan lingkungan dalam menjalankan programnya menjalin hubungan kerjasama dan mendapat dukungan dana dari donor. Dalam kerjasama program dengan pihak donor aspek yang paling penting adalah pengelolaan keuangan. Sejak Rumsram berdiri sudah biasa diaudit oleh Akuntan Publik baik secara langsung maupun melalui pihak ketiga. Pengalaman inilah yang membuat Rumsram terus menata sistem pengelolaan keuangan organisasi dan programnya dari waktu ke waktu sehingga dapat diterima oleh donor.
|
|
Baca Selanjutnya
|
|
STBM Tumbuhkan Semangat Relawan Gotong Royong Untuk Hidup Bersih dan Sehat |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Monday, 12 March 2012 06:33 |
|
Warsa, Para alumnus pelatihan fasilitator STBM se Kecamatan Warsa, Kabupaten Biak Numfor yang bergabung dalam perkumpulan relawan STBM membuat gebrakan baru dengan melakukan promosi dan kerja gotong royong secara bergilir pada 13 kampung di Kecamatan Warsa yang belum menyelesaikan sarana 5 pilar STBM. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Balai Kampung Tidak Ada Pelayanan Umum Dibawah Pohon |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Monday, 12 March 2012 06:05 |
|
Warsa, Salah satu prasar ana dasar yang dibutuhkan pemerintah kampung dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan umum kepada masyarakat atau aktivitas sosial lainnya adalah kantor pemerintah kampung atau balai kampung. Keberadaan kantor pemerintah kampung dapat dipandang sebagai simbol kewibaan pemerintah kampung dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, juga dapat dipandang sebagai “wadah” pemersatu seluruh komponen masyarakat dalam kampung. Idealnya setiap kampung memiliki kantor pemerintahan kampung dimana kepala kampung dan aparatnya, Bamuskam berkantor melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
|
Permintaan Fasilitator STBM Meningkat Kementerian Kesehatan Perbanyak Fasilitator |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Wednesday, 07 March 2012 00:52 |
|
Cikarang, Untuk memenuhi permintaan kebutuhan Fasilitator STBM di seluruh Indonesia dan untuk akselerasi program STBM yang merujuk pada tujuan MDG’s untuk menurunkan angka kejadian diare, Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Teknis Fasilitasi dan Pelatihan Pelatih Fasilitator STBM. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Yayasan Rumsram Perkuat Petani Rumput Laut Di Pulau Nusi dan Insumbabi |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Wednesday, 07 March 2012 00:33 |
|
Biak, Salah satu misi Yayasan Rumsram adalah mengembangkan sumber mata pencaharian alternatif masyarakat kampung dengan mengelola potensi sumber daya alam secara lestari berdasarkan nilai - nilai kearifan lokal yang dimiliki masyarakat. Untuk menunjang aktivitas pengembangan ekonomi masyarakat Rumsram selalu membangun kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Yayasan Pengembangan Prakarsa Wirausaha Papua (YPPWP). Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat kapasitas masyarakat pulau Nusi dan pulau Insumbabi dalam pengelolaan budidaya rumput laut dalam kurun waktu dua tahun kedepan. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Selaras Langkah Menjangkau Keluarga Miskin dan Rentan Di Indonesia |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Tuesday, 06 March 2012 10:21 |
|
Laporan Bank Dunia terbaru menyatakan dibutuhkannya upaya – upaya reformasi kunci untuk membangun jaring pengaman sosial terpadu dan menyeluruh di Indonesia. Protecting poor and vulnerable households in Indonesia, yang diluncurkan 1 Mar et 2012, mengamati kinerja dari seluruh program – program jaring pengaman sosial di Indonesia, termasuk Raskin dan Jamkesmas. Indonesia telah memiliki dasar – dasar landasan bagi sistem jaminan sosial yang mumpuni kata Stefan Koeberle, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia pada acara pembukaan Konprensi Selaras Langkah Menjangkau Keluarga Miskin dan Rentan di Indonesia. Akan tetapi masih banyak terdapat banyak ruang perbaikan untuk memastikan program – program tersebut berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang utuh sehingga bantuan yang tepat akan menjangkau orang tepat dan tepat waktu ungkap Stefen. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Masyarakat Kampung Amoi dan Komboi Galakan Kembali Budidaya Ikan Air Tawar |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Monday, 05 March 2012 12:56 |
|
Warsa, Pulau Biak dikenal orang sebagi pulau karang panas karena kondisi tanahnya yang berkapur dan cuaca yang panas. Tetapi jika kita berkunjung ke wilayah distrik Warsa suasana berbeda dari yang biasanya. Distrik Warsa terletak di sebelah utara pulau Biak dan berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik dengan wilayah yang berbukit – bukit dan menyimpan potensi air yang mengalir sepanjang tahun. Warsa artinya air yang mengalir, salah satunya air terjun Wafsarak. Dari 14 kampung di distrik Warsa hampir semuanya |
|
Baca Selanjutnya
|
|
|
LPMAK Timika dan Yayasan Rumsram Sharing Pengalaman Kerja Sanitasi |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Friday, 02 March 2012 05:39 |
|
Biak, Sebanyak enam orang pimpinan dan staff LPMAK (Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro) tanggal 24 – 25 Februari 2012 berkunjung ke Yayasan Rumsram dan Kampung Komboi Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor dalam rangka saling belajar tentang sanitasi total berbasis masyarakat atau STBM. LPMAK merupakan sebuah lembaga donor yang mengelola 1% royalti dari PT. Freeport dan memiliki bidang kerja pada bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, agama dan budaya di Timika dengan sasaran suku Amungme, suku Komoro dan 5 suku lainnya yang berdomisili di Kabupaten Mimika. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
Komboi Pelopor STBM di Biak Numfor |
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 15 February 2012 01:24 |
|
Warsa,- Kampung Komboi merupakan salah satu dari 14 kampung di Kecamatan Warsa Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua yang melaksanakan program Sanitation Hygiene and Water melalui pendekatan program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Kampung Komboi yang terletak di pantai utara pulau Biak berhadapan langsung dengan lautan samudera Pasifik, memiliki dua dusun, 80 KK dengan penduduk 394 jiwa. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
KERJA KERAS MENGHIDUPKAN KELUARGA |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Monday, 07 November 2011 08:19 |
|
Salah satu anggota masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan Yayasan Rumsram adalah ibu Eksina Adokor yang tinggal di Kampung Aman, Sub Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor. Eksina berusia 36 tahun ini telah berkeluarga dan memiliki 4 orang anak, namun telah ditinggalkan pergi oleh suaminya. Sejak 3 tahun yang lalu ia menjadi “kepala keluarga” yang mencari nafkah menghidupi keempat anaknya, 2 orang adik dan kedua orang tuanya.
|
|
Baca Selanjutnya
|
|
Baru 23 Persen Orang Indonesia yang Cuci Tangan Pakai Sabun |
|
Written by Info Rumsram
|
|
Monday, 07 November 2011 08:20 |
|
Mesti merupakan langkah sederhana, ternyata baru 23 persen orang Indonesia yang mempraktikkan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Padahal, dampak dari CTPS sangat besar terutama menurunkan angka kematian bayi dan balita. |
|
Baca Selanjutnya
|
|
|
|
|